Marilyn Manson Disebut Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap Evan Rachel Wood

Marilyn Manson Disebut Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap Evan Rachel Wood : Kekacauan Evan Rachel Wood dan musik Marilyn Manson belum berakhir. Aktris yang bertunangan dengan Marilyn Manson pada 2010 itu memposting di akun Instagram-nya pada 1 Februari tentang kasus yang menimpanya.

Evan Rachel Wood menuduh Marilyn Manson melakukan pelecehan. Aktris Westworld berusia 33 tahun itu sebelumnya pernah bertunangan dengan musisi berusia 52 tahun tersebut.

“Nama pelakunya adalah Brian Warner atau dikenal dunia sebagai Marilyn Manson,” jelas aktris tersebut, dikutip dari berbagai sumber.

Dia mengakui bahwa Marilyn Manson dulunya merawat dirinya sendiri saat remaja dan melecehkannya dengan kejam selama bertahun-tahun.

“Saya dicuci otak dan dimanipulasi untuk tunduk. Saya sudah selesai hidup dalam ketakutan dan dendam, fitnah dan pemerasan. Saya di sini untuk mengekspos orang berbahaya ini dan memanggil banyak korban yang sebelumnya lebih hancur,” tegasnya.

Bahkan, dia meminta para korban Marilyn Manson tak lagi tutup mulut. “Mari kita bicara dan menghentikannya,” lanjutnya.

Pada 2007, hubungan Evan Rachel Wood dan Marilyn Manson dibuka untuk umum saat usianya menginjak 19 tahun. Saat itu, vokalis grup musik rock itu berusia 39 tahun.

Mereka bertunangan pada 2010 dan berpisah pada tahun yang sama. Calon pemenang Emmy Award berbicara tentang pelecehan seksual yang terjadi padanya, tetapi tidak pernah menyebut siapa pun.

Dalam wawancara dengan majalah Rolling Stone tahun 2016, Evan Rachel Woods pernah mengatakan bahwa dirinya mengalami pelecehan fisik, seksual, dan psikologis saat remaja.

Ia mengaku pernah diperkosa oleh orang terdekatnya saat masih berpacaran.

“Saya rasa kita tidak pernah hidup di masa ketika orang-orang diam dan sudah bisa merasakan keadilan,” katanya.

Pada 2019, Evan Rachel Woods juga bersaksi di depan Senat California atas nama Phoenix Act dan berbicara di pos #IAmNotOK. Pada Mei 2018, pengaduan polisi diajukan terhadap musisi tersebut atas kejahatan seksual yang dilakukannya sejak 2011.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *