Pirlo Masuk Jajaran Eksklusif Pelatih Karena Berhasil Bawa Juventus Ke Final Coppa Italia

Pirlo Masuk Jajaran Eksklusif Pelatih Karena Berhasil Bawa Juventus Ke Final Coppa Italia : Juventus hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Inter Milan di markas mereka, Stadion Allianz, Rabu (10/2/2021). Meski demikian, mereka tetap berhak lolos ke final Coppa Italia.

Pasalnya, babak semifinal Coppa Italia dimainkan dalam dua laga. Bianconeri berhak lolos karena telah memenangkan pertandingan sebelumnya di Giuseppe Meazza dengan skor tipis 2-1.

Dalam pertandingan tersebut, dua gol Juventus dibeli sang bintang, Cristiano Ronaldo. Sementara itu, Inter hanya mampu mencetak gol tunggal yang dihasilkan dari tendangan Lautaro MartĂ­nez.

Tahap kedua sendiri berlangsung cukup sengit, lengkap dengan beberapa momen panas di sela-sela pertandingan. Keduanya sama-sama mampu membahayakan gawang meski tak membuahkan gol.

Keberhasilan Juventus melaju ke final Coppa Italia tak lepas dari peran penting pelatih Andrea Pirlo. Tak bisa dipungkiri, ia berhasil mengalahkan Antonio Conte yang melatihnya saat masih aktif bermain.

Pirlo menerapkan strategi serupa saat sukses mengalahkan AS Roma di ajang Serie A akhir pekan lalu. Sebuah strategi bertahan yang ditandai dengan serangan balik yang berbahaya menggagalkan barisan depan Inter Milan.

Alhasil, Pirlo masuk dalam jajaran pelatih eksklusif yang mampu mengantar tim ke final Coppa Italia di musim perdananya. Pada tahun 2000, hanya delapan pelatih yang mampu melakukan ini sebelum Pirlo.

Di antara delapan pelatih itu ada beberapa nama ternama seperti Roberto Mancini dan Rafael BenĂ­tez. Selain itu hadir pula Pietro Carmignani, Bruno Conti, Vladimir Petkovic, Aurelio Andreazzoli, Cristian Brocchi dan Simone Inzaghi.

Kini, Juventus menunggu lawan yang akan dihadapi di final nanti. Leg kedua semifinal antara Napoli dan Atalanta baru akan berlangsung besok pada Kamis (11/2/2021).

Final akan berlangsung di salah satu stadion bersejarah Italia, San Siro, pada Mei. Jika bisa menang, Pirlo bisa menambah koleksi medali juara di musim pertama karir kepelatihannya.

Seperti diketahui, Pirlo langsung mendapatkan tugas pertamanya sebagai pelatih Juventus hanya beberapa hari setelah mendapat lisensi kepelatihan Coverciano. Ia ditunjuk sebagai pengganti Maurizio Sarri yang dipecat.

Sejak saat itu, pemain berusia 41 tahun itu menyumbangkan gelar Piala Super Italia kepada Juventus usai mengalahkan Napoli. Selain Coppa Italia, bianconeri juga berpeluang menjuarai Serie A dan Liga Champions musim ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *